Tokoh Dunia di Pusaran Pandora Papers

0 226

BUAHBIBIR.CO – Pandora Papers adalah bocoran atau penyingkapan data terbaru yang memaparkan rekayasa dunia keuangan dalam rangka mengaburkan kepemilikan atau menyembunyikan aset/kekayaan.

Data konfidensial ini menyingkap bagaimana kalangan super kaya dapat menyembunyikan aset-aset mereka melalui perusahaan offshore dengan tujuan mengurangi setoran pajak (pengurangan liabilitas pajak) atau bahkan tanpa bayaran pajak sama sekali.

Dalam beberapa kasus, tujuan rekayasa kepemilikan atau pengaburan aset tersebut dalam rangka pencucian uang (money laundering) hingga gratifikasi kepada elit penguasa.

Disebut Pandora, menurut DWTV, karena data-data tersebut baru memperlihatkan sekotak kecil dari misteri potensi penghindaran pajak melalui berbagai kanal yang rumit yang nilainya sangat besar.

Dokumen yang terdiri atas 11,9 juta file ini juga mengungkapkan lokasi registrasi perusahaan-perusahaan offshore tidak hanya wilayah-wilayah yang lazim disebut tax haven di kawasan Karibia, seperti Kepulauan Cayman, British Virgin Islands (BVA), hingga Panama. Keberadaan perusahaan-perusahaan offshore telah meluas ke negara-negara dengan sistem hukum yang kuat, seperti Singapura, Irlandia, Belanda, dan Hong Kong, bahkan Amerika Serikat.

Data-data Pandora Papers dipasok International Consortium of Investigative Journalists (ICIJ) yang sebelumnya sudah menyingkap data serupa, yaitu Panama Papers (2016), Paradise Papers (2017), dan Rahasia Offshore (2013). Mulai dipublikasi pada 4 Oktober 2021, sebelumnya ICIJ menggalang investigasi bersama 600-an jurnalis dari 117 negara atas data tersebut. Investasigasi telah berlangsung selama dua tahun

Dokumen Pandora mengungkap nama-nama pesohor dunia yang terlibat secara langsung maupun tidak langsung dalam aktivitas perusahaan/firma offshore. Terdapat nama 330 pejabat publik, 35 di antaranya adalah pemimpin negara. Ada juga 130-an nama bilioner yang terkait perusahaan offshore. Tak ketinggalan nama sejumlah selebriti dunia. Beberapa nama tersebut akan disajikan di sini.

BACA JUGA:  Kisah Wanita Panggilan, Layani Pria dengan Fetish Aneh

Nama-nama Pesohor di Pandora Papers

1. Abdullah al-Hussein, Raja Yordania

Dia memiliki kerajaan properti yang bernilai total mencapai USD 100 juta melalui perusahaan-perusahaan offshore. Data menyajikan Raja Yordania antara lain membeli properti di kawasan elit London, Malibu (AS) dan Washington (AS) secara diam-diam.

2. Tony Blair, mantan Perdana Menteri Inggris

Tony dan istrinya, Cherie Blair dibocorkan memiliki rumah elit di London yang bernilai USD 8,8 juta. Dia bisa menghindari pembayaran pajak bea meterai (stamp duty) dengan nilai mencapai USD 400.000 karena tidak membeli properti secara langsung. Blair membeli perusahaan offshore yang menjadi pemilik aset properti tersebut.

3. Andrej Babiš, Perdana Menteri Ceko

Data Pandora mengungkap, perdana menteri yang juga seorang bilioner ini telah membeli rumah mewah di Perancis selatan, dekat kota Cannes, pada tahun 2009. Rumah yang dilengkapi dua kolam renang dan bioskop tersebut dibeli melalui perusahaan offshore. Hasil investigasi media Ceko menunjukkan kepemilikan rumah tersebut tidak dilaporkan Babis dalam deklarasi aset yang dia laporkan ke negara.

4. Volodymyr Zelenskiy, Presiden Ukraina

Dia dilaporkan telah mentransfer sahamnya di perusahaan offshore kepada seorang teman, beberapa pekan sebelum terpilih sebagai presiden pada 2019. Perusahaan bernama Maltex Multicapital Corp itu saat ini masih mencatatkan nama sahabat sang presiden sebagai pemegang saham. Padahal, orang tersebut telah masuk ke pemerintahan sebagai staf khusus presiden.

5. Uhuru Kenyatta, Presiden Kenya

Presiden Kenya dan keluarganya diungkap memiliki aset di perusahaan offshore yang bernilai total USD 30 juta. Sebelumnya, sang presiden justru meminta semua menterinya untuk mendeklarasikan asetnya kepada publik sebagai bentuk transparansi. Presiden yang mengampanyekan pemerintahan antikorupsi ini dikabarkan memiliki yayasan rahasia atas nama dirinya dan ibunya di Panama.

BACA JUGA:  Sentilan Deddy Corbuzier Akhirnya Dijawab Luhut Panjaitan

 

6. Nicos Anastasiades, Presiden Siprus

Data Pandora menunjukkan, sebuah perusahaan offshore di bidang penyedia jasa keuangan telah melaporkan kantor hukum sang presiden yang juga masih menggunakan namanya. Kantor Anastasiades dilaporkan karena dianggap telah memberikan nama palsu untuk menyembunyikan aset-aset milik seorang oligark Rusia yang kontroversial.

7. Putri Lalla Hasnaa dari Kerajaan Maroko

Putri kerajaan ini dibocorkan telah membeli rumah di kawasan elit London, dekat Istana Kensington dengan nilai USD 11 juta. Dia adalah pemilik sebuah perusahaan offshore. Dia membeli rumah tersebut menggunakan dana Keluarga Kerajaan Maroko melalui perusahaan sel yang dimilikinya.

8. Viktor Fedotov, Raja Minyak Kelahiran Rusia

Fedotov dikenal karena menyumbangkan dana besar bagi Partai Konservatif yang saat ini berkuasa di Inggris. Data dalam Pandora Papers menunjukkan dia memiliki perusahaan offshore yang pernah dituduh terlibat dalam kasus korupsi bernilai besar.

9. Keluarga Kerajaan di Timur Tengah

sejumlah keluarga kerajaan dan kepala pemerintahan di Timur Tengah diungkapkan sebagai pemilik anonim dari sejumlah properti elit di Kerajaan Inggris dengan nilai total mencapai 4 miliar Poundsterling.

Dokumen tersebut mengungkapkan, mayoritas properti berada di lokasi-lokasi paling eksklusif di London, yaitu Mayfair, Knightsbridge, Kensington and Belgravia.

Ada juga nama, Mohammed bin Rashid Al Maktoum, PM Uni Emirat Arab dan Emir Dubai. Dia merupakan pemegang saham dari tiga perusahaan yang teregister di wilayah yang dirahasiakan.

Sementara itu. Emir Qatar, Tamim bin Hamad Al Thani, melanjutkan pemanfaatan perusahaan offshore untuk berinvestasi dan mengatur kekayaannya serta menjaga aset yang dimiliki untuk kepentingan keluarganya.

10. Shakira

Penyanyi asal Kolumbia ini tercatat sebagai salah satu selebriti dunia yang memiliki aset offshore dalam jumlah besar. Bocoran tersebut telah diklarifikasi pengacara Shakira yang menyatakan aset-aset yang berada di tax haven telah dideklarasikan dan tidak memiliki kaitan dengan upaya penghindaran pajak (tax avoidance).

BACA JUGA: Wall Street English Indonesia Hadir di Kota Wisata Cibubur

Nama-nama Lain Yang Terkait

1. Vladimir Putin, Presiden Rusia

Nama Vladimir Putin tidak disebutkan secara langsung dalam dokumen. Akan tetapi, nilai kekayaan/aset orang-orang terdekatnya (inner circle) yang mendekam di tax haven sangat luar biasa.

Demikian juga aset dalam jumlah besar di perusahaan-perusahaan offshore tercatat atas nama seorang sahabat masa kecil yang diduga sebagai mantan kekasih Putih.

Kekayaan dalam jumlah besar di perusahaan offshore juga tercatat atas nama banker dan mantan Menteri Keuangan Rusia sekaligus sahabat Putin, Vladimir Chernukhin. Dia bahkan memiliki jaringan perusahaan offshore untuk membiayai gaya hidup keluarganya. Istrinya tercatat sebagai salah satu donatur utama Partai Tory, Inggris.

2. Recep Tayyip Erdogan, Presiden Turki

Sebagaimana Putin, Nama Presiden Erdogan tidak disebutkan dalam dokumen. Namun, ada nama Ronesans Holding dalam dokumen Pandora. Perusahaan tersebut adalah milik Erman Ilicak, orang dekat Erdogan.

Perusahaan tersebut yang membangun Istana Presiden Turki yang baru bagi Erdogan. Istana mewah tersebut memiliki 1.150 ruangan.

Diolah dari berbagai sumber:

1. The Guardian

2. Deutsche Welle

3. New York Times

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.