Susi Pudjiastuti Akui Tak Konsumsi Obat Medis

0 161
Susi Pudjiastuti Akui Tak Konsumsi Obat Medis
Susi Pudjiastuti. Foto: Uzone/Brigitta Ajeng

BUAHBIBIR.CO – Susi Pudjiastuti akui tak konsumsi obat medis. Dia lebih memilih cara-cara alami seperti beristirahat. Hal itu terungkap dalam percakapan di Podcast Deddy Corbuzier yang tayang di Youtube, Kamis (16/9/2021).

Saat Deddy menjelaskan kebiasaannya, mantan Menteri Kelautan & Perikanan itu hanya tersenyum seraya mengerling ke arah sang host.

“Kenapa harus makan obat?” tanya Susi.

Menurut Susi, pola yang sama diajarkan kepada anak-anaknya. Dia lebih memilih melakukan perawatan fisik. Bila anak mengalami demam, pemilik Susi Air ini lebih memilih melakukan kompres dengan es. Yang penting hal itu diikuti dengan pengamatan yang cermat atas kondisi orang yang sedang sakit.

“Kalau panasnya tinggi sekali pakai cuka, campur dengan air,” terang Susi memberikan resepnya.

Kompresan tersebut ditaruh di tempat-tempat di dekat kelenjar getah bening. Akan tetapi perawatan tersebut diikuti dengan sajian makanan yang bergizi. Berbagai hasil pangan yang dibeli Susi untuk keluarganya berasal dari sumber-sumber yang diketahui dan bisa dipastikan aman.

“Kalau saya makan junk food pasti akan dapat masalah di perut,” ungkap wanita yang memiliki program Susi Cek Ombak yang ditayangkan salah satu stasiun TV swasta.

Lantaran tidak pernah mengonsumsi obat inilah Susi sempat sakit selama sebulan pasca mendapatkan vaksinasi Covid-19.

Menurut Susi, dia tetap menjalankan cek kesehatan secara medis. Namun, dia memilih untuk tidak menebus obat-obatan medis yang diresepkan dokter. Setelah mendapatkan informasi dan pengetahuan kedokteran, Susi mengetahui apa yang dibutuhkan oleh tubuhnya. Misalnya, dia akan memilih untuk beristirahat.

Susi mengibaratkan tubuh yang diciptakan Tuhan itu seperti mesin. Tubuh itu bisa bekerja sendiri dan perlu saat-saat untuk diistirahatkan. Dengan beristirahat, sel-sel dalam tubuh kita akan kembali diproduksi dengan sendirinya.

“Ini tubuh dikasih Tuhan adalah sebuah mesin yang akan memproduksi sendiri apa yang dibutuhkan,” ujar Susi.

Susi juga mengingatkan pentingnya minum air. Dehidrasi sangat berbahaya untuk kinerja tubuh. Dia mengatakan lebih berbahaya kekurangan air (dehidrasi) dibandingkan kekurangan makanan.

Ada pola-pola hidup yang keliru dari sisi kesehatan. Dia mencontohkan banyak orang mengonsumsi obat-obatan medis yang mengandung Vitamin D. Efeknya akan minim jika tidak terkena sinar matahari. Susi lebih memilih untuk berjemur di bawah sinar matahari dibandingkan mengonsumsi obat-obatan tersebut.

Cara hidup ini juga yang membuat Susi “kebal” terhadap penyebaran virus Covid-19. Deddy kemudian menjelaskan bahwa Susi hidup bersama 11 anggota keluarga lain. Kesebelas orang yang dikatakan hidup di ring 1 Susi tersebut terkena Covid. Namun, tubuh wanita berusia 56 tahun itu seperti kebal terhadap virus.

Susi juga mengungkapkan, saat ini dia menghabiskan 90 persen waktunya di kampung halaman di Pangandaran, Jawa Barat. Keputusan itu sudah diambil sejak 4 Februari 2019. Alasannya, karena dia meyakini Covid menyebar luas dan berdampak besar terhadap kehidupan.

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.