Sugar Baby Akui Layani Pejabat

0 282

BUAHBIBIR.CO – Menjalani profesi sebagai wanita yang bisa dipesan (booking) secara online (open B-O) sejak usia 16 tahun, Ayu (bukan nama sebenarnya) mengaku mendapatkan pelanggan dari berbagai kalangan. Dia mengungkapkan belum pernah di-booking oleh artis. Tapi, apakah dia pernah mendapatkan pelanggan dari kalangan pejabat?

Dalam Program Talkpod_NET yang diunggah ke YouTube, Senin, 4 Oktober 2021, Ayu bercerita banyak soal pengalamannya sebagai wanita panggilan kepada kedua host, Surya Insomnia dan Mongol.

“Kalau untuk artis sih belum pernah. Tapi, kalau untuk aparat publik, ya!” ungkap Ayu.

Dia tidak menjelaskan lebih lanjut aparat sipil seperti apa yang dimaksud.

Ayu (20) menjelaskan, sebagai praktisi prostitusi online, dia menerapkan tiga level tarif untuk pria yang ingin meminta jasanya. Ada short-time, long-time hingga menjadi sugar baby (wanita muda yang dijadikan simpanan/kekasih pria yang jauh lebih tua). Pria yang hendak menjadikan dia sebagai sugar baby perlu menyiapkan dana sebesar 16 juta – 20 juta rupiah.

BACA JUGA: Tokoh Dunia di Pusaran Pandora Papers

Dia menerapkan batasan-batasan tersendiri terkait calon pelanggannya. Dari sisi usia, dia memilih pelanggan berusia minimal 38 tahun. Selain pengalaman, pelanggan yang lebih tua juga untuk memenuhi fetish pribadi Ayu.

Pelanggan juga harus berasal dari kelas menengah ke atas. Sedangkan untuk kriteria fisik, tidak ada batasan khusus yang diterapkan dia.

Ayu mengungkapkan mulai menjalani profesinya saat ini sejak usia 16 tahun. Pilihannya itu memang sudah direncanakan. Karena itu, dia secara terbuka menyatakan menikmati profesi sebagai praktisi Open B-O.

Wanita 20 tahun ini juga mengaku tetap mendapatkan orderan selama masa pandemi, meskipun dengan menjalani protokol kesehatan ketat. Apalagi umumnya sang pelanggan akan membiayai seluruh ongkos tes terkait Covid maupun tes kesehatan lainnya.

Ada sejumlah permintaan aneh yang harus dipenuhi saat menerima tamu, mulai dari fantasi seks yang dianggap gila hingga permintaan calon pelanggan yang terdengar ganjil.

“Bahkan ada (calon pelanggan) yang meminta TOEFL, IPK. TOEFL itu minimal harus 550,” ujar Ayu.

Mendengar permintaan tersebut, kedua host tampak melongo kaget.

“Sebentar, itu yang minta customer kamu itu personalia apa gimana?” gurau Surya.

Ayu lantas menjelaskan, permintaan seperti itu biasanya datang dari mereka yang ingin menjadikan dia sebagai sugar baby. Untuk itulah kecerdasan si wanita sering jadi persyaratan tambahan. Selain itu ada pelanggan yang tergolong sapiofil, yaitu orang yang tertarik secara seksual pada orang yang tampak cerdas.

Terkait fetish, Ayu mengaku pernah mendapatkan dua pelanggan dengan permintaan aneh. Yang pertama meminta untuk berhubungan intim sambil “ngobrol politik”. Yang kedua, memiliki kecenderungan eksibisionis. Pria tersebut meminta berhubungan intim di kamar yang dalam kondisi dibuka semua tirainya.

“Semuanya dibuka sama dia, biar orang tuh ngeliat,” ungkap Ayu.

BACA JUGA: Kisah Wanita Panggilan, Layani Pria dengan Fetish Aneh

Selain itu, dia juga beberapa kali menerima pelanggan yang ingin merekam adegan panas yang dilakukan keduanya. Ayu menjelaskan, permintaan seperti itu pasti langsung ditolak dengan tegas. Bahkan dia akan merebut HP milik tamu jika tetap memaksa ingin merekam apa yang mereka perbuat.

“Harus tegas sama orang kayak gitu,” kata Ayu.

Dia juga mengatakan akan berhenti dari profesi tersebut saat berusia sekitar 25 tahun atau setelah menyelesaikan kuliahnya. Saat ini dia tengah menempuh pendidikan di dua perguruan tinggi Ibukota.

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.