Sinergi APERSI Dan ESQ Sebagai Developer Tangguh Secara Bisnis Dan Mental

Tingkatkan kinerja Penuhi Dukung Program Sejuta Rumah

0 13
Ki-Ka : M.Solikin, Dedy Setiawan, Adi Gunawan, Ari Ginanjar, Junaidi Abdilah, Abbas Minen, saat menyambangi ketua dewan Pembina Apersi, Jumat, 19 Maret 2021, di Menara 165 Jl. TB. Simatupang Kav. 1 Cilandak Jakarta Selatan.

Properti :  Pasca Musyawarah Nasional (Munas) DPP Apersi yang telah menetapkan kembali Junaidi Abdillah sebagai ketua umum Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Pengembang Perumahan dan Pemukiman Seluruh Indonesia (Apersi).

Seperti diketahui usai DPP Apersi telah mengukuhkan pengurus baru untuk masa bakti 2021 -2025 yang dilanjutkan dengan pelantikan pengurus baru,  periode 2021-2025, Kamis (18/03).

Usai pelantikan, Ketua Umum Apersi Junaidi Abdillah, di damping para  wakil ketua umum (waketum) Mohammad Solikin, H Abbas Minen, Deddy Setiawan dan Adi Gunawan selaku Ketua OKK bersilahturahmi dengan Bapak Ari Ginanjar sebagai Dewan Penasehat Apersi Jum’at (19/03) di  Menara 165 Jl. TB. Simatupang Kav. 1 Cilandak Jakarta Selatan.

Ketua Umum Apersi, Junaidi Abdillah mengajak seluruh anggota Apersi yang berjumlah sekitar 3.000 (aktif) di seluruh Indonesia, untuk meningkatkan kinerja dalam memenuhi kebutuhan rumah dan mendukung program sejuta rumah.

Salah satu strateginya adalah bertransformasi menyesuaikan kondisi saat ini dengan memanfaatkan teknologi. Menurutnya, masa pandemi ini menuntut segala aktifitas menggunakan teknologi dan sudah makin jarang yang manual.

Dalam kesempatan itu, Dewan Penasehat Apersi, Bapak Ari Ginanjar menyampaikan,  untuk menjadi developer yang tangguh perlu adanya sinergi apersi dan ESQ. “Secara bisnis dan mental, kita sebagai developer membutuhkan ESQ untuk menjalin hubungan personal, intrapersonal yang baik dan hubungan dengan pencipta secara mendalam,” ujarnya.

Ari menjelaskan bahwa  ESQ merupakan gabungan dari EQ (Emotional Quotient) dan SQ (Spiritual Quotient).  Sementara EQ adalah suatu prinsip yang baik dalam manusia mengelola suara hatinya menuju suatu yang bijak. Sementara, SQ merupakan tujuan inti kita bermesra dengan sang Pencipta melalui Shalat atau doa.

Sementara M.Solikin, Waketum Bidang Kebijakan Publik DPP Apersi mengatakan Apersi telah berkomitmen meningkatkan kolaborasi, koordinasi dan sinergi baik antar anggota maupun dengan para stake holder lain untuk dapat meningkatkan SDM baik secara profesional maupun kompetitifnya.

“peran anggota Apersi yang profesional, memiliki kompetensi dan bertanggung jawab akan memberikan kepercayaan kepada masyarakat dalam mengembangkan perumahan yang berkualitas,” ujarnya.

Terkait dengan pesan yang disampaikan Bapak Ari Ginanjar sebagai dewan penasehat Apersi, M.Solikin mengatakan bahwa ini merupakan kemampuan sesorang untuk mendeteksi dan mengelola emosi. Spiritual Quotient atau SQ diyakini merupakan tingkatan tertinggi dari kecerdasan yang digunakan untuk menghasilkan arti (meaning) dan nilai (value).

“Melalui penerapan EQ dan SQ  akan membentuk karakter anggota Apersi dalam menjalankan bisnisnya melalui pengembangan produk properti berkualitas yang menjadi kebutuhan masyarakat,” ujarnya .

M.Solikin menambahkan Apersi telah menyiapkan beberapa program prioritas sebagai solusi bagi pengembang perumahan yang tergabung dalam Apersi, di tengah kondisi pandemi.

Ia menegaskan bahwa kondisi pandemi yang kita hadapi satu tahun terakhir ini, sangat berdampak kepada kinerja anggota Apersi dalam membangun hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Untuk itu, program yang akan kita prioritaskan juga disesuaikan dengan kondisi terkini.

Program-program tersebut meliputi berbagai aspek, mulai dari memanfaatkan teknologi secara maksimal, memberantas pungutan liar (pungli), dan mendorong pemerintah serta perbankan untuk lebih mempermudah dan memperbesar keran pembiayaan perumahan bagi MBR.

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.