Presiden: Wajah Labuan Bajo Berubah Sekali

0 216

BUAHBIBIR.CO – Presiden Joko Widodo memuji perubahan wajah kota Labuan Bajo dan kawasan sekitarnya. Hal itu tak lepas dari pembangunan infrastruktur massif dan penataan kawasan wisata yang terjadi dalam lima tahun terakhir.

“Saya melihat setelah penataan besar-besaran dilakukan oleh Kementerian PUPR, Kementerian Perhubungan, wajah Labuan Bajo kini berubah sekali,” kata Presiden di Kawasan Wisata Puncak Waringin, Labuan Bajo, NTT, Kamis (14/10/2021).

Selain infrastruktur penunjang yang semakin lengkap, kota Labuan Bajo yang merupakan Ibukota Kabupaten Manggarai Barat juga semakin lengkap dari sisi fasilitas sosial, wisata, dan hiburan. Sejumlah fasilitas baru telah diresmikan presiden dalam kunjungan sebelumnya pada Agustus 2020.

“Kita juga melihat hotel, pusat suvenir, creative hub, amfiteater, plaza, citywalk dan ruang-ruang publik yang lainnya semuanya sudah diperbaiki. Saya melihat perubahan wajah itu kelihatan sekali, juga infrastruktur pendukung pariwisata seperti jalan di sekitar kawasan, serta pelabuhan yang khusus melayani pinisi, yacht, dan cruise ini sudah siap semuanya,” kata presiden

BACA JUGA: Skakmat Jokowi ke Bos OJK

Labuan Bajo, NTT, mendapat keistimewaan dalam konteks pembangunan nasional karena statusnya sebagai kawasan pariwisata super prioritas. Selain itu, Labuan Bajo juga disiapkan untuk menjadi kota penyelenggara KTT G-20 tahun 2022 dan KTT ASEAN pada 2023. Karena itu, berbagai infrastruktur penunjang dan sejumlah destinasi wisata favorit mendapatkan penataan khusus. Melalui peresmian ini, Presiden menyatakan Labuan Bajo telah siap untuk menyelenggarakan event-event berlevel global.

“Nantinya ini akan menjadi pendukung penyelenggaraan KTT G20 dan juga nanti akan kita pakai untuk KTT ASEAN di 2023,” terang Jokowi.

Infrastruktur dan kawasan wisata yang telah ditata diresmikan Presiden Jokowi dalam kunjungan ini. Infrastruktur dan kawasan tersebut adalah Kawasan Puncak Waringin, Kawasan Batu Cermin, dan delapan ruas jalan. Dengan peresmian itu, Jokowi menyatakan Labuan Bajo sudah siap untuk kembali menerima wisatawan.

“Alhamdulillah pembangunan berbagai infrastruktur untuk mendukung pariwisata di Labuan Bajo telah selesai dan Labuan Bajo telah siap untuk menyambut kedatangan para wisatawan,” ujar Presiden.

BACA JUGA: G-20 Terpaksa Kerjasama dengan Taliban

Untuk tahun depan, presiden menyatakan akan terus memacu pembangunan infrastruktur, antara lain mencakup penataan Bandara Komodo. Landasan pacunya akan dikembangkan dan terminal penumpang akan diperbesar.

Jokowi meminta setelah diresmikan pada hari ini, hal penting yang perlu segera dilakukan adalah promosi besar-besaran dan menyiapkan Labuan Bajo untuk penyelenggaraan ajang-ajang nasional dan internasional.

Untuk diketahui, penataan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Puncak Waringin dilakukan mulai Agustus 2019 dan selesai pada Maret 2021 dengan luas kawasan yang ditata mencakup 0,39 hektare. Sementara KSPN Batu Cermin mulai mendapatkan penataan pada Maret 2020 dan selesai pada Maret 2021 dengan luas area yang dilakukan penataan mencapai 2,9 hektare.

Sebelumnya, saat akan menuju Puncak Waringin, Presiden Joko Widodo meminta untuk mengunjungi Pantai Marina terlebih dahulu. Di lokasi ini, Presiden meninjau penataan KSPN Pantai Marina Bukit Pramuka, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat.

Presiden juga menyempatkan diri meresmikan Terminal Multipurpuse Wae Kelambu Pelabuhan Labuan Bajo. Pelabuhan baru ini dikhususkan untuk angkutan barang/logistik. Pembangunan pelabuhan baru tersebut merupakan permintaan presiden. Tujuannya agar aktivitas bongkar muat logistik tidak mengganggu aktivitas penumpang untuk tujuan wisata sekaligus merapikan wajah kota Labuan bajo.

Ketika melakukan peninjauan, Presiden didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri BUMN Erick Thohir, dan Gubernur Nusa Tenggara Timur Viktor Laiskodat.

 

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.