Presiden Minta Menpora Umumkan Hasil Investigasi ke Publik

Insiden Larangan Pengibaran Bendera Merah Putih

0 13

BUAHBIBIR.CO – Insiden tidak dikibarkannya Merah Putih setelah Tim Bulutangkis Putra Indonesia sukses meraih Piala Thomas masih berdampak. Sanksi berupa larangan pengibaran bendera yang diberikan World Anti Doping Agency (WADA) kepada Indonesia membuat Presiden Joko Widodo memanggil Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali untuk menghadiri rapat terbatas di Istana Kepresidenan , Sabtu (23/10/2021).

Dalam rapat yang dihadiri pula oleh Lembaga Anti Doping Indonesia (LADI) itu Presiden Jokowi meminta semua temuan dari hasil investigasi diungkapkan ke publik.

“Ini harus diinvestigasi, kenapa ini terjadi. Kemudian, semua hasil investigasi itu diumumkan secara terbuka kepada publik,” kata Menpora kepada media seusai rapat.

Presiden menyatakan pelarangan pengibaran bendera nasional RI di event-event olahraga regional-internasional adalah hal yang harus disikapi secara sangat serius. Karena itu, dia memerintahkan Menpora dan jajarannya untuk aktif mendukung pemenuhan syarat-syarat yang diminta WADA kepada LADI.

Menpora sebelumnya sudah membentuk tim akselerasi dan investigasi sanksi WADA pada 18 Oktober lalu. Tim ini diketuai oleh Raja Sapta Oktohari. Tim terdiri dari 7 orang. 2 orang dari Komite Olimpiade Nasional (NOC) Indonesia, 2 orang dari perwakilan LADI, 2 orang dari perwakilan cabang olahraga Bulutangkis (PBSI) sebagai cabor yang sedang bertanding dan 1 orang dari pemerintah.

BACA JUGA:

Menurut menpora, tim ini tengah bekerja intensif untul melakukan investigasi atas penyebab masalah sekaligus mempercepat pemenuhan berbagai hal yang diminta WADA.

Dalam rapat, Presiden juga memperkenankan adanya pendampingan organisasi dari luar negeri untuk membantu Indonesia dalam menyelesaikan masalah sampel antidoping. Zainudin mengatakan, Lembaga Antidoping Jepang yang akan melakukan supervisi selama sanksi diberlakukan.

“Mudah-mudahan itu bisa dilakukan karena Jepang berkomitmen untuk membantu Indonesia supaya segera menyelesaikan masalah ini,” ujar Zainudin.

Sanksi WADA mencuat ke permukaan saat kesuksesan RI meraih Piala Thomas. Saat tim Indonesia berada di podium juara, lagu kebangsaan Indonesia Raya dinyanyikan tanpa pengibaran Sang Saka Merah Putih. Sebagai gantinya, panitia memasang logi PBSI.

Sanksi WADA tidak hanya melarang pengibaran bendera negara. Sanksi berikutnya adalah melarang negara yang tidak memenuhi kewajiban pengiriman sampel darah atlet ke WADA untuk menjadi tuan rumah atau penyelenggara kegiatan olahraga berskalga regional-internasional.

Sanksi ini dikhawatirkan akan berdampak pada sejumlah kegiatan olahraga berlevel regional maupun internasional lainnya yang menurut rencana akan digelar di Indonesia. Beberapa yang telah terjadwal adalah Piala AFF (Sepakbola), MotoGP Mandalika, dan Formula E Jakarta.

 

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.