PPATK: Hampir 5.000 Laporan Aliran Dana Terkait Terorisme

0 121

 

BUAHBIBIR.CO – Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengungkapkan dalam lima tahun terakhir telah menerima hampir lima ribu laporan aliran dana mencurigakan terkait tindak pidana pendanaan terorisme.

“Itu bukan jumlah sedikit. Ini tentu sangat mengawatirkan,” ungkap Dian Ediana Rae, Kepala PPATK saat menjadi pembicara dalam Seri Dialog Kebangsaan OJK bertajuk “Penegakan Hukum di Sektor Jasa Keuangan” yang digelar secara virtual, Jumat, 24 September 2021.

Laporan-laporan masuk  tersebut lantas diverifikasi dan dianalisa oleh PPATK untuk memastikan kebenarannya. Dari ribuan laporan yang masuk dan dianalisa, ada 261 informasi yang telah diteruskan PPATK ke lembaga-lembaga terkait.

“Ke BIN, ke BNPT, Densus 88, dan juga kepolisian,” terang Dian.

Dian memaparkan, fenomena yang terjadi saat ini perlu perhatian dan penanganan serius. Selalu ada pihak-pihak yang memanfaatkan sistem keuangan Indonesia untuk tujuan anti kebangsaan.

Ada dua hal yang perlu disikapi secara cermat terkait aliran dana untuk terorisme yang diingatkan Kepala PPATK.

“Yang pertama gerakan terorisme dan radikalisme bersifat global. Kedua, gerakan ini bersifat ideologis,” sambung Dian.

Kedua konteks tersebut yang menjadi landasan kerangka analisa PPATK. Aliran dana bisa mengalir dari mana saja, termasuk dari Luar Negeri. Dia mencontohkan aliran dana dalam sejumlah kasus di Luar Negeri, seperti pendanaan kelompok IRA di Irlandia, pendanaan PLO dalam perang melawan Israel.

BACA JUGA:

Tetapi harus diingat pula sisi ideologis atau keyakinan yang bersifat personal. Karena itu, aliran dana tersebut tidak selalu berjumlah besar dan bisa datang dari berbagai simpatisan personal dari dana pribadi atau pun korporasi yang dipimpin.

“Karena bersifat ideologis, medan perangnya ada di depan mata kita,” kata Dian mengingatkan.

Karena ideologi berada di kepala dan hati, kata Dian, maka pola-pola kegiatannya, termasuk pola-pola pendanaan dan transaksinya juga khas sekaligus beragam. Inilah yang akan terus didalami PPATK dengan dukungan lembaga keuangan negara lainnya.

Untuk itu, dia mengajak semua lembaga keuangan untuk mengawasi agar sistem keuangan nasional bersih dari aliran dana yang bisa berdampak pada kesatuan dan persatuan bangsa.

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.