Polemik Formula E, Ketua DPRD DKI: Anggota Dewan Jangan Pakai Cara Parlemen Jalanan

0 95

 

BUAHBIBIR.CO – Polemik seputar penyelenggaraan Formula E oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta masih berlanjut. Polemik terbaru muncul dari pernyataan Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi. Dia menyebut Wakil Ketua DPRD DKI M Taufik dan fraksi-fraksi yang menolak pembahasan interpelasi Formula E dalam rapat paripurna telah menggunakan cara parlemen jalanan.

“Apalagi sahabat saya M Taufik itu memberi masukan kepada yunior-yuniornya itu memakai parlemen jalanan,” tandas Prasetyo di Jakarta, Selasa (28/9/2021).

Diketahui, Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta, Selasa (28/9), mengagendakan pembahasan interpelasi Formula E. Namun, rapat tersebut hanya dihadiri F-PDIP dan F-PSI. Tujuh fraksi lainnya absen. Alhasil, rapat yang hanya dihadiri 31 anggota dewan itu tidak memenuhi kuorum untuk mengambil keputusan.

Prasetyo menilai cara yang diambil ketujuh fraksi tersebut tidak elegan. Jika ingin menolak agenda rapat maka anggota dewan dapat menggunakan forum rapat paripurna untuk berdiskusi dan menyuarakan pendapat.

“Ayo kita diskusi, ayo kita berdebat. Jangan kita bermain di luar,” tegas Prasetyo.

BACA JUGA: Lodewick Paulus Diusulkan Golkar Gantikan Azis Syamsuddin

Prasetyo mengungkapkan, agenda rapat tersebut sudah dijadwalkan. Maka pimpinan maupun anggota dewan harus mematuhi jadwal yang disepakati.

Rapat tersebut sedianya akan membahas kelanjutan interpelasi penyelenggaraan Formula E oleh Pemprov DKI. Jika interpelasi itu disepakati maka Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan dihadirkan untuk menjelaskan masalah tersebut ke sidang dewan yang diagendakan pada 4 Oktober 2021.

Sementara itu, fraksi-fraksi yang menolak agenda interpelasi Formula E telah melaporkan Prasetyo ke Badan Kehormatan (BK) DPRD DKI. Dia dianggap telah menyisipkan agenda interpelasi Formula E di tengah rapat Badan Musyawarah (Bamus). Ketujuh fraksi tersebut adalah F-Golkar, F-Gerindra, F-PKS, F-PAN, F-Nasdem, F-PKB, dan F-PPP.

Ketua BK DPRD DKI Jakarta Achmad Nawawi membenarkan telah menerima surat pelaporan Ketua DPRD. Dia mengungkapkan, surat tersebut diantar oleh empat Wakil Ketua DPRD DKI dan ketujuh ketua fraksi. Surat tersebut telah ditandatangani seluruh anggota fraksi yang absen dalam rapat paripurna.

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.