Pegawai Dibentak Risma, Gubernur Gorontalo Tersinggung

0 156

BUAHBIBIR.CO – Gubernur Gorontalo Rusli Habibie mengungkapkan ketidakpuasan atas sikap Menteri Sosial Tri Rismaharini yang membentak-bentak PNS di lingkup Pemerintah Provinsi Gorontalo. Dia menilai sikap Risma, sapaan Mensos, sangat tidak pantas, apalagi disertai kalimat-kalimat ancaman.

“Saya tersinggung, saya enggak terima,” tegas Rusli sebagaimana diberitakan situs resmi Pemprov Gorontalo, Jumat (1/10/2021).

Rusli menjelaskan, dia merupakan alumni STKS, sekolah kedinasan di bawah Kemensos. Karena itu, dia mengenal para pejabat kementerian pada masa itu. Menurut dia, tidak ada di antara mereka yang berperilaku seperti Risma. Apalagi Risma adalah seorang perempuan yang seharusnya menunjukkan sikap dan pendekatan yang lebih lembut.

“Hal ini sangat tidak patut dilakukan seorang ibu yang berpredikat sebagai Menteri Sosial,” tandas Rusli.

BACA JUGA: 

Dia menjelaskan, pihak yang dihardik Risma adalah seorang pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) yang tergolong berada di level rendah. Maka sangat disayangkan bila seorang menteri langsung mengancam ASN yang berbeda jauh levelnya.

Ruslis juga meminta perhatian Presiden Joko Widodo atas perilaku Mensos. Risma dipandang sering mengungkapkan kemarahan secara berlebihan.

“Tolonglah, mumpung Pak Presiden juga bisa lihat di Youtube, di mana-mana karena sudah ribut. Memperingati stafnya karena seperti itu,” ujar Rusli.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Gorontalo M Nadjamuddin menjelaskan, peristiwa kemarahan Risma terjadi dalam rapat pemadanan data penerima bantuan sosial yang diadakan di salah satu restoran di Gorontalo, Kamis (30/9). Saat itu salah seorang koordinator PKH mempertanyakan adanya data keluarga penerima bantuan yang hilang. Dia mengistilahkan hilangnya data dengan kata “dicoret”.

Salah seorang staf ahli Mensos lalu melakukan pengecekan. Ternyata data keluarga tersebut masih ada. Inilah yang membuat Risma naik pitam. Dalam tayangan video yang beredar di media sosial terlihat Risma bangun dari tempat duduknya dan mendatangi kursi pendamping PKH.

Dia lalu menghardik pegawai tersebut dengan nada-nada ancaman. “Tak tembak kamu ya, tak tembak kamu!” seru Risma.

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.