MSIG Indonesia Beri Apresiasi Kehadiran Toyota EV Smart Mobility Project

Wujud Komitmen MSIG Berkontribusi Pada Pelestarian Lingkungan Alam

0 21
MSIG Indonesia mendukung peluncuran Toyota EV Smart Mobility Project

Bisnis : Industri otomotif di Indonesia mengalami tren positif. Adanya dukungan  dari pemerintah, membuat para pemain otomotif domestik kian bergairah. Apalagi sejak 5 tahun yang lalu, Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perindustrian telah mendorong perusahaan otomotif memproduksi kendaraan low cost green car (LCGC) bertenaga listrik.

Mobil listrik merupakan kendaraan ‘masa depan’ yang bisa menjadi salah satu solusi untuk menyelamatkan Bumi, dengan penurunan kadar emisi yang dihasilkan dari sektor transportasi. Salah satunya PT Astra Internasional Tbk, sebagai salah satu grup besar perusahaan otomotif di Indonesia, di bawah payung PT Toyota-Astra Motor (TAM), baru-baru ini meluncurkan kendaraan listrik “Toyota EV Smart Mobility Project” di Nusa Dua, Bali.

Mengutip dari siaran pers pelaksanaan Toyota EV Smart Mobility hari Rabu, 31 Maret 2021, Susumu Matsuda, Presiden Direktur PT Toyota-Astra Motor (TAM), menyatakan bahwa, kedepannya, Toyota tidak hanya akan menyediakan alat transportasi, tetapi lebih dari itu, mereka juga ingin dapat memenuhi semua kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia yang beragam, termasuk kebutuhan untuk meningkatkan kualitas hidup serta melestarikan lingkungan di sekitarnya. 

Kehadiran Toyota EV Smart Mobility Project, besutan PT Toyota-Astra Motor (TAM), mendapat dukungan dari PT. Asuransi MSIG Indonesia yang merupakan bagian dari MS&AD Insurance Group. Sebuah perusahaan asuransi umum patungan terbesar di Indonesia yang bernaung di bawah MSIG Asia sebagai perusahaan induk regional.

MSIG Indonesia memahami adanya keselarasan antara Toyota EV Smart Mobility dengan misi yang diemban oleh MSIG, yaitu berkontribusi dalam perkembangan masyarakat yang dinamis dan membantu memastikan masa depan yang sehat bagi Bumi dan keanekaragaman hayati demi masa depan yang berkelanjutan (sustainable).

Misi ini yang menjadi dasar bagi MSIG Asia, perusahaan induk MSIG Indonesia, untuk secara aktif berpartisipasi dalam upaya-upaya perlindungan keanekaragaman hayati secara nasional dan regional.

Sebagai perusahaan penyedia asuransi umum yang telah beroperasi selama 45 tahun di Indonesia, MSIG Indonesia memiliki sejumlah pilihan produk asuransi umum yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat Indonesia, baik kebutuhan komersial maupun personal.

Bernardus P. Wanandi, Wakil Presiden Direktur PT Asuransi MSIG Indonesia menyampaikan apresiasinya terhadap inisiasi Toyota atas peluncuran Toyota EV Smart Mobility Project dan siap mendukung setiap kegiatan yang terkait di dalamnya, guna menyukseskan proyek luar biasa ini.

“Kami sangat bangga dapat berpartispasi dalam peluncuran Toyota EV Smart Mobility Project dan siap mendukung kegiatan ini ke depannya. Kami yakin proyek ini mampu menyuntikkan semangat di tengah melemahnya ekonomi Indonesia untuk terus bangkit tanpa melupakan etika lingkungan dalam implementasinya. Kami juga mendukung pemilihan Nusa Dua, Bali sebagai lokasi peluncuran proyek ini, karena tentunya hal ini akan membantu sektor pariwisata Bali yang terpuruk akibat pandemi”, ungkapnya.

Bernarus menambahkan beberapa kebutuhan asuransi personal yang kami sediakan adalah Asuransi Perjalanan,, Asuransi Kecelakaan Diri, Asuransi Homeshield, Asuransi Ladies Car Protection dan Asuransi Kendaraan Bermotor.

“Hingga saat ini, Asuransi Kendaraan Bemotor yang kami miliki tidak hanya memberikan jaminan bagi pemilik mobil berbahan bakar fosil namun juga mobil listrik di Indonesia. Hal ini tentunya akan membuat masyarakat semakin optimis bahwa mobil listrik bisa menjadi alternatif kendaraan yang aman dan ramah lingkungan,”paparnya.

Tentunya dibutuhkan dukungan dari berbagai pihak termasuk swasta dalam mewujudkan capaian sustainability dan green economy yang ditetapkan oleh Pemerintah Indonesia.

“karena itu, kami meyakini partisipasi kami dalam kehadiran Toyota EV Smart Mobilitiy ini menjadi kesempatan yang tepat untuk berkontribusi tidak hanya bagi pelestarian alam namun juga mendorong pariwisata yang berbasis nature and culture, khususnya di tengah depresiasi ekonomi akibat pandemi COVID-19,”tutupnya.

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.