Lodewijk Paulus Jadi Wakil Ketua DPR RI

0 118

BUAHBIBIR.CO – Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai Golkar Lodewijk Freidrich Paulus dilantik menjadi Wakil Ketua DPR RI. Lodewijk menggantikan rekan separtainya, Azis Syamsuddin yang saat ini berstatus tersangka dalam kasus suap penyidik KPK dan pengacaranya.

Pelantikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Golkar ini dilaksanakan dalam Rapat Paripurna DPR RI, Kamis (30/9/2021). Persidangan tersebut sebelumnya  secara resmi menyetujui pengunduran diri Azis Syamsuddin sebagai Wakil Ketua DPR RI.

Lodewijk akan menempati posisi sebagai Koordinator Politik dan Keamanan untuk sisa masa jabatan 2019-2024.

“Saudara H Lodewijk F Paulus Nomor Anggota A-281 dapat ditetapkan sebagai Wakil Ketua DPR RI, apakah dapat disetujui?” tanya Ketua DPR Puan Maharani yang memimpin persidangan.

Anggota yang hadir secara fisik dan virtual menjawab setuju.

Sekjen Golkar itu lantas diambil sumpah yang dipandu Ketua MA Syarifuddin dengan disaksikan Ketua DPR, dan tiga Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, Rachmat Gobel dan Abdul Muhaimin Iskandar.

“Semoga dengan bergabungnya saudara Lodewijk akan memperkuat tugas konstitusional dewan,” kata Puan.

BACA JUGA: Setan Merah Raih Tiga Poin Berkat Gol Ronaldo

Dengan dilantiknya Lodewijk, susunan pimpinan DPR RI Masa Keanggotaan Tahun 2019-2024 memiliki komposisi: Ketua, Puan Maharani dari Fraksi PDI Perjuangan, Wakil Ketua Korpolkam Lodewijk F. Paulus dari Fraksi Golkar, Wakil Ketua Korekku Sufmi Dasco Ahmad dari Fraksi Gerindra, Wakil Ketua Korinbang Rachmat Gobel dari Fraksi NasDem, Wakil Ketua Korkesra Abdul Muhaimin Iskandar dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa.

Nama mantan Danjen Kopassus ini disodorkan langsung Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto kepada pimpinan DPR RI, Rabu (29/9). Airlangga menyatakan pilihan pada Lodewijk telah melalui pembahasan internal dan mendengarkan masukan para senior Golkar.

Lodewijk mengakui kedekatannya dengan Menko Maritim dan Investasi Luhut B Panjaitan (LBP). Kedekatan itu berawal pada 1984, saat Lodewijk menjadi anggota Satuan Gultor Kopassus.

Airlangga mengungkapkan, pengajuan nama Lodewijk telah melalui persetujuan LBP.

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.