Legacy Trah Maldini Berlanjut di AC Milan

0 72

BUAHBIBIR.CO – Nama keluarga Maldini telah lekat dengan klub AC Milan. Diawali Cesare Maldini yang menjadi pemain Milan (1954-1966), kiprah keluarga Maldini dilanjutkan oleh Paolo yang memperkuat Rossoneri selama 25 tahun karir profesionalnya.

Baik Cesare maupun Paolo menempati posisi bek. Keduanya juga lama mengenakan ban kapten Milan. Ayah dan anak ini juga sama-sama pernah memperkuat tim nasional Italia. Tidak sekadar berseragam Azzuri, Cesare dan Paolo cukup lama menjabat kapten tim.

Di masa Cesare, Milan untuk pertama kalinya merengkuh trofi Eropa (1963). Saat itu, klub yang bermarkas di San Siro itu menjadi tim pertama Italia yang berjaya di kancah Eropa. Cesare sendiri menjadi kapten pertama asal Italia yang mengangkat trofi Eropa.

Paolo meneruskan tradisi kemenangan dengan mengangkat reputasi Milan ke level lebih tinggi. Salah satu bek terbaik sepanjang masa ini mempersembahkan lima trofi Liga Champions untuk Milan. Tak heran bila Paolo Maldini merupakan pemain bertahan pertama yang dinominasikan sebagai pemain terbaik FIFA (1995).

Penerus Legacy

25 September 2021 tercatat sebagai momen berlanjutnya legacy trah Maldini di Milan. Hal itu ditandai dengan keberadaan Daniel Maldini, putra kedua Paolo, bermain sebagai starter skuad inti AC Milan dalam laga versus Spezia.

Debut Daniel merupakan kali pertama nama Maldini menghiasi line-up starter Milan, terhitung sejak Paolo pensiun pada 2009. Yang mengejutkan, dia langsung mencetak gol dalam laga debut tersebut. Ayahnya yang saat ini menjabat Direktur Sport & Pengembangan Milan langsung memperlihatkan wajah sumringah melihat kiprah pemain bernomor punggung 27 itu.

BACA JUGA:

Pemuda 19 tahun itu membuka skor pertandingan pada menit ke-40. Umpan dari sayap kanan yang dilepaskan Pierre Kalulu, mampu disambar dengan sundulan keras Daniel yang tak mampu ditepis kiper lawan. Milan memenangkan laga tandang itu dengan skor 2-1.

Generasi teranyar Maldini ini berpotensi melebihi kakek dan ayahnya dalam satu hal. Berbeda dengan dua generasi awal Maldini yang berposisi sebagai pemain bertahan, Daniel menempati posisi yang lebih ofensif. Dia biasa bermain sebagai gelandang serang atau sebagai sayap kiri. Karena itu, dia memiliki kans yang lebih besar untuk mencetak gol bagi I Rossoneri.

Sebagai catatan, Cesare hanya mencetak tiga gol dalam 12 tahun karirnya membela Milan. Sedangkan Paolo lebih produktif dengan total 33 goal dalam 25 tahun. Peluang sangat terbuka bagi Daniel untuk melampaui capaian Maldini senior jika mampu berkarir panjang di Milan.

Legacy trah Maldini di Milan telah berlanjut. Namun, masih ada PR bagi Daniel. Kakek dan Ayahnya juga merupakan legenda Gli Azzuri. Publik Italia tentu menantikan kiprah Daniel bersama Timnas Italia. Saat ini Daniel telah memperkuat skuad Azzurini, (timnas yunior) di level U-18 dan U-19. Patut ditunggu, apakah Daniel akan melanjutkan kisah sukses keluarga Maldini di Timnas Senior Italia.

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.