Kemendikbud Adakan Kompetisi Peringati HGN 2021, Kepsek SMAK St. Fransiskus Saverius Ruteng Masuk Dalam 20 Daftar Finalis

0 120

Ruteng. Buahbibir.co- Memperingati Hari Guru Nasional (HGN) 25 November tahun 2021, Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Kemendikbud, mengadakan lomba Apresiasi Guru dan Kepala Sekolah Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Inspiratif.

Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) kali ini bertema Bergerak dengan Hati, Pulihkan Pendidikan.

Kompetisi peringatan Hari Guru Nasional (HGN) ini bertujuan untuk memberikan apresiasi kepada guru dan kepala sekolah yang telah berhasil melaksanakan sistem Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) selama merebaknya pandemi covid-19.

Dalam daftar dua puluh finalis kepala sekolah, seperti yang tertera pada surat bernomor 3511/B6/GT.02.10/2021 Tentang Nama-nama Finalis Apresiasi Guru dan Kepala Sekolah Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Inspirarif Tahun 2021, terpampang di dalamnya nama kepala Sekolah Menengah Atas Katolik (SMAK) St. Fransiskus Saverius Ruteng, Rm. Martinus W. Wilian, Pr., S.Fil.

Masuknya Romo Martin menambah daftar nama finalis perwakilan dari provinsi Nusa Tenggara Timur menjadi berjumlah dua orang, setelah sebelumnya Kepala Sekolah Menengah Atas Negeri Kalondama, Syahriyati, S.Pd., M.Pd lolos menjadi finalis.

Namun perjuangan tentu belum berakhir, sebab seluruh peserta finalis akan mengikuti tahapan presentasi secara luring di Jakarta pada 22 sampai 23 November mendatang.

Saat berbincang dengan Romo Martin di ruang kerja, Selasa (16/11), kepada media ini Ia mengatakan dirinya baru saja mendapat kabar gembira tersebut melalui website.

“Saya melihat bahwa ini adalah tawaran menarik. Kami merasa ini betul-betul kisah inspiratif dan memang kami bagikan yang unik di tengah pandemi Covid-19, terutama ketika mulai berlakunya PTMT”, Ujarnya.

Seperti yang diterapkannya selama ini, maka menurutnya, desain model Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) meliputi empat tahap, yakni perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, dan pengawasan.

Lebih lanjut Ia menjelaskan, selama masa pandemi empat tahap tadi diterapkan dalam proses pembelajaran dan ditayangkan melalui youtube,  walaupun menurutnya pembelajaran di tengah pandemi justru lebih banyak susah.

“Karena itu penyesuaian agak berat, tetapi kami mencoba dengan segala yang ada pada kami. Fasilitas yang ada, SDM guru dan siswa. Kami mencobanya,” tandasnya.

Untuk diketahui, setelah melewati tahap presentasi, nantinya para peserta akan menunggu pengumuman pemenang yang dijadwalkan pada 24 November, kemudian ditutup dengan acara esok harinya, yaitu peringatan Hari Guru Nasional tahun 2021.

 

Penulis ( Heri Mandela )

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.