Jumat Keramat dan Status Azis Syamsuddin

0 258

BUAHBIBIR.CO – KPK memiliki “tradisi Jumat Keramat”.  Disebut demikian karena banyak tersangka yang berlatar belakang figur terkemuka atau kasus besar yang ditangkap paksa (OTT) atau ditahan di hari Jumat.

Hari ini, Jumat (24/8/2021), KPK menjadwalkan pemanggilan dan pemeriksaan Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin. Pihak KPK menyatakan pemanggilan anggota Fraksi Partai Golkar ini untuk dimintai keterangan seputar kasus suap terkait penyelidikan KPK di Lampung Tengah.

Belum ada kepastian apakah Azis akan memenuhi panggilan lembaga antirasuah hari ini. Namun, konteks Jumat Keramat mengemuka lantaran sejak kemarin, Kamis (23/9), berhembus kabar bahwa politisi berusia 51 tahun itu telah ditetapkan tersangka oleh KPK.

Kasus Lampung Tengah

Lantas, perkara apa di Lampung Tengah yang menyeret pria yang telah tiga periode duduk sebagai anggota dewan ini? Dalam dakwaan terdakwa kasus suap Robin Pattuju, mantan penyidik KPK, jaksa menyebut adanya aliran suap dari Azis Syamsuddin dan Aliza Gunado untuk menghentikan penyelidikan KPK atas kasus di Lampung Tengah.

Adapun kasus di Lampung Tengah dimaksud berkaitan dengan perkara suap mantan Bupati Lampung Tengah Mustafa. Salah seorang saksi dalam persidangan mengungkapkan diperintahkan Mustafa untuk bertemu Aliza Gunado. Kader Golkar Lampung tersebut mengaku dekat dengan Azis Syamsuddin yang bisa memperjuangkan kenaikan Dana Alokasi Khusus (DAK) Lampung Tengah.

BACA JUGA:

DAK 2017 untuk Lampung Tengah turun sebesar Rp 30 miliar atau naik sekitar Rp 7 miliar dari besaran anggaran sebelumnya, Rp 23 miliar. Azis yang pada periode pertama sebagai anggota dewan maju dari Dapil Lampung II lantan diberikan fee sebesar Rp 2,5 miliar via Aliza Gunado.

Diduga untuk menutup kasus tersebut, Azis dan Aliza menyuap Robin senilai Rp 3.099.887.000 dan 36 ribu dolar AS.

Selain, kasus Lampung Tengah, Azis Syamsuddin juga disebutkan dalam dua kasus lain. Pertama, Azis disebutkan dalam perkara suap jual beli jabatan di Pemkot Tanjungbalai yang menyeret Walikotota Tanjungbalai M Syahrial. Kedua, Azis juga disebut dalam perkara mantan Bupati Kutai Kertanegara Rita Widyasari. Dalam kedua kasus tersebut, Azis berperan sebagai fasilitator antara pihak yang berkasus dengan Robin Pattuju.

Kedatangan Azis ke KPK hari ini dinantikan publik untuk memastikan kebenaran isu yang beredar. Kebenaran kabar tersebut masih simpang siur. Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri pun belum memberikan jawaban pasti.

“Pengumuman tersangka, akan kami sampaikan pada saat dilakukan upaya paksa penangkapan dan/atau penahanan,” ucap Ali sebagaimana dikutip Kompas.com, Kamis (23/9/2021).

Apakah jawaban tersebut mengindikasikan tradisi Jumat Keramat? Yang pasti kehadiran mantan Ketua KNPI ini akan memberikan kepastian hukum terkait kasus-kasus yang telah maupun sedang diproses KPK saat ini.

Selain kepastian hukum, ada aspek keadilan yang tidak berpihak dalam penegakan kasus-kasus terkait petinggi DPR RI ini. Manakala tersangka lain terkait dirinya telah menjani proses hukum, akan timbul pertanyaan bila figur yang telah beberapa kali disebutkan dalam dakwaan jaksa dan keterangan saksi justru tak tersentuh hukum ***

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.