Insiden Tanpa Merah Putih di Piala Thomas, Menpora Bentuk Tim Investigasi

0 174

BUAHBIBIR.CO – Tim Bulutangkis Putra Indonesia sukses mengangkat kembali Piala Thomas setelah absen hampir dua dekade. Kemenangan atas Tim China di laga final dengan skor 3-0 di Ceres Arena, Aarhus, Denmark, Minggu (17/10/2021) malam WIB, membuat Anthony Ginting dkk berhak membawa pulang lambang supremasi bulatangkis beregu putra itu ke Tanah Air.

Sayangnya, kesuksesan tersebut diwarnai insiden saat tim Indonesia berada di podium kehormatan. Usai pengalungan medali, Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan tanpa pengibaran Sang Saka Merah Putih. Sebagai gantinya, panitia menampilkan logo organisasi Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI).

Hal itu terjadi sebagai wujud sanksi yang diberikan World Anti-Doping Agency (WADA) kepada Indonesia. Penyebabnya, Lembaga Antidoping Indonesia (LADI) dianggap lalai mengirimkan sampel tes antidoping atlet RI yang bertarung di mancanegara dalam dua tahun terakhir.

Menanggapi kejadian tersebut, Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali menyatakan telah membentuk tim yang akan melakukan investigasi atas masalah sanksi yang dijatuhkan lembaga antidoping dunia WADA kepada Indonesia. Tim tersebut akan diketuai oleh Raja Sapta Oktohari.

“Kalau begitu kita bikin tim untuk menelusuri ini semua,” kata Menpora dalam keterangan kepada media, Senin (18/10/2021).

BACA JUGA: 

Tim yang dipimpin oleh Raja Sapta Oktohari tersebut mengemban dua tugas. Pertama, untuk mengakselerasi pencabutan sanksi WADA. Kedua, untuk melakukan investigasi akar masalah yang menyebabkan turunnya sanksi dari lembaga antidoping dunia kepada Indonesia.

“Nanti secara resmi Ketua Tim Pak Okto (Raja Sapta Oktohari) kepada publik apa yang menjadi temuan-temuannya,” terang Zainudin.

WADA menjatuhkan sanksi kepada Lembaga Antidoping Indonesia (LADI) per 7 Oktober 2021. Indonesia dilarang menjadi tuan rumah event olahraga level regional, kontinental dan internasional. Indonesia pun dilarang mengibarkan bendera nasional dalam event olahraga internasional, kecuali Olimpiade dan Paraolimpiade.

Sanksi diberikan setelah surat peringatan yang disampaikan pada 15 September 2021 terkait permintaan sampel antidoping belum dipenuhi LADI hingga tenggat waktu 21 hari yang ditentukan WADA.

Sebelumnya, Menpora pada 8 Oktober menyatakan masalah dengan WADA sudah diselesaikan dengan adanya klarifikasi dari LADI. Kenyataanya, persoalan dengan WADA belum dituntaskan dan mengemuka dalam insiden yang terjadi pada tim Piala Thomas Indonesia. Dengan kata lain, masalah tes antidoping atlet nasional belum dibereskan LADI.

Terkait masalah ini, Zainudin menerangkan bahwa dia menginformasikan masalah dengan WADA telah dituntaskan karena memang demikian info yang disampaikan LADI kepadanya. Zainudin menegaskan, saat itu dia tidak memandang remeh ancaman sanksi dari WADA.

Dia beralasan, informasi yang disampaikan ke media sebelumnya sesuai dengan apa yang disampaikan kepada dia oleh Sekretaris Menpora (Sesmenpora) setelah berkoordinasi dengan LADI.

“Tetapi awalnya saya mendapat informasi masalahnya hanya pada urusan TDP (tes doping plan) yang tidak dapat dipenuhi. Saya dijelaskan bahwa pada 2021 tidak ada kegiatan olahraga,” kata Zainudin.

BACA JUGA: Johnny Plate Tegaskan Moratorium Fintech Pinjol

Karena itu dia meminta masalah tersebut segera diklarifikasi ke WADA. Ternyata masalahnya tidak demikian. Sampel yang diminta tidak hanya untuk keikutsertaan atlet Indonesia dalam event olahraga di luar negeri pada saat ini. WADA juga meminta sampel untuk partisipasi mulai 2020 yang alpa dikirimkan oleh LADI. Masalah inilah yang akan ditelusuri oleh tim investigasi.

Menpora membantah sinyalemen yang menyatakan kementerian tidak serius mengurus masalah antidoping. Keseriusan itu ditunjukkan dengan membentuk tim investigasi.

Untuk diketahui, Piala Thomas yang diraih di Denmark adalah yang pertama dalam kurun waktu hampir dua dekade terakhir, yakni sejak kemenangan di ajang Piala Thomas 2002. Dengan raihan terakhir ini, Indonesia tercatat sebagai negara yang paling banyak menjuarai Piala Thomas, yaitu sebanyak 14 kali dari 20 kali penampilan di laga final.

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.