Ingat! Penumpang Kereta Wajib Sudah Divaksin

0 42

JAKARTA, BUAHBIBIR.COM – PT Kereta Api Indonesia (KAI) mewajibkan seluruh calon penumpang telah menjalani vaksin. Aturan ini berlaku untuk semua layanan perjalanan, baik yang dilakukan oleh PT KAI maupun anak perusahaannya, yaitu KAI Commuter dan KA Bandara.

VP Public Relations KAI Joni Martinus menjelaskan dalam rilis media, Minggu (12/9) kebijakan KAI Group merupakan pelaksanaan Surat Edaran Kemenhub No.69 Tahun 2021.

“Dengan diberlakukannya syarat vaksin tersebut maka syarat STRP, Surat Tugas atau surat keterangan lainnya tidak lagi menjadi syarat bagi pelanggan KA Lokal, Commuter atau perkotaan,” jelas Joni.

Aturan ini berlaku bagi semua perjalanan kereta baik yang dioperasikan oleh PT KAI (KA Jarak Jauh), Kereta Lokal, KRL Jabodetabek, KRL Jogya-Solo, KA Bandara Soekarno-Hatta maupun KA Bandara Kualanamu. Adapun tahapan vaksinasi yang dimaksud bagi calon penumpang adalah minimal telah menjalani vaksinasi tahap/dosis pertama.

Joni menjelaskan, PT KAI telah mengintegrasikan sistem boarding dengan aplikasi PeduliLindungi. Calon penumpang yang melakukan pemesanan atau pembelian tiket wajib menyertakan Nomor Induk Kependudukan (NIK). Dengan demikian, data vaksinasi secara otomotis muncul pada layar komputer petugas boarding saat pemesanan tiket diproses.

Jika muncul kendala, misalnya, data calon penumpang yang telah menjalani vaksinasi belum tersedia dalam sistem, maka proses akan dijalankan secara manual.

“Calon penumpang dapat menunjukkan kartu vaksin kepada petugas,” sambung Joni.

Meski demikian, ada syarat tambahan untuk calon penumpang KA Jarak jauh. Calon pengguna layanan ini wajib menyertakan keterangan hasil negatif tes RT-PCR maksimal 2×24 jam atau Rapid Test Antigen maksimal 1X24 jam sebelum jadwal keberangkatan.

PT KAI juga tetap memberlakukan penerapan protokol kesehatan selama masa pandemi, termasuk aturan untuk menjaga jarak aman antar pengguna. Untuk itu, untuk layanan KRL tetap akan dilakukan penyekatan dan pengaturan antrean di stasiun untuk menghindari terjadinya kepadatan di dalam KRL.

Beberapa aturan yang sudah diberlakukan sebelumnya dan masih akan diterapkan antara lain, penumpang berusia di bawah 12 tahun masih belum diperkenankan untuk perjalanan KA Jarak Jauh. Sedangkan pelanggan dengan kondisi kesehatan khusus atau penyakit komorbid yang menyebabkan tidak dapat menerima vaksin perlu dilengkapi surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah.

PeduliLindungi

Untuk diketahui, PeduliLindungi merupakan aplikasi yang didesain untuk membantu pelacakan keberadaan seseorang, termasuk yang berada dalam perjalanan. Tujuannya untuk membantu upaya penghentian penyebaran Covid-19.

Pengguna aplikasi akan mendapatkan notifikasi jika berada dalam keramaian atau berada di zona merah. Selain itu, aplikasi ini juga menyediakan data anggota masyarakat yang telah menjalani vaksinasi Covid-19 yang dilengkapi sertifikat vaksin.

Dengan menggunakan aplikasi ini, instansi atau lembaga terkait maupun orang perorangan bisa melakukan tracking & tracing terhadap anggota masyarakat yang telah menjalani program vaksinasi.

Informasi terkait aplikasi ini dapat diperoleh melalui akun Instagram @PeduliLindungi.id, Twitter @PLindungi, dan Youtube Peduli Lindungi.

Redaksi 02

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.