Gubernur NTT Kritik Puan Maharani Karena Ini

0 300

BUAHBIBIR.CO – Pemakaian istilah “atas nama Bangsa Indonesia” oleh Ketua DPR RI Puan Maharani dalam Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila mengundang kritik. Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Bungtilu Laiskodat menyatakan penggunaan istilah “atas nama Bangsa Indonesia” oleh Ketua DPR adalah suatu kekeliruan.

“Ada kesalahan pada saat pihak lain, Ketua DPR menyatakan atas nama bangsa Indonesia, menurut saya itu adalah catatan sejarah yang salah,” tandas Viktor, Jumat (1/10/2021) sebagaimana dikutip dari tayangan KompasTV.

Dalam pandangan Viktor, penggunaan istilah tersebut dalam upacara resmi merupakan privelese Presiden dan Wakil Presiden RI. Maka, adalah keliru bila ada pihak lain di luar kepala negara dan wakilnya menggunakan istilah tersebut.

“Atas nama bangsa hanya ada pada Presiden dan Wakil Presiden sebagai kepala pemerintahan dan kepala negara,”  sambung Viktor.

Dia menilai, apa yang dilakukan Puan Maharani sebagai catatan sejarah yang perlu dikoreksi agar tidak terjadi lagi.

Viktor mengaku mengikuti upacara tersebut secara virtual. Pelaksanaan upacara dinilainya positif, dengan catatan kecil untuk Ketua DPR RI.

BACA JUGA: Tiba di Papua, Jokowi Mampir Beli Noken

Untuk diketahui, Ketua DPR RI Puan Maharani membacakan ikrar setia kepada Pancasila dalam Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila. Pada bagian akhir ikrar yang dibacakan, terdapat kalimat, “Atas nama Bangsa Indonesia …” Penggunaan istilah inilah yang disentil oleh Gubernur NTT.

Upacara Hari Kesaktian Pancasila dilangsungkan di Lubang Buaya, Jakarta, dipimpin langsung oleh Presiden Joko Widodo. Setelah upacara, Presiden langsung menuju ke Bandara Halim Perdanakusuma untuk bertolak ke Papua.

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.