Evakuasi Jenasah Nakes Kiwirok Diserang KKB

0 197

 

BUAHBIBIR.CO – Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) kembali melakukan aksi penyerangan  di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, Selasa (21/9/2021). Penyerangan ini terjadi saat aparat keamanan tengah mengevakuasi tenaga kesehatan (Nakes) yang tewas dalam peristiwa penyerangan pekan lalu, yaitu Gabriela Meilani (22).

Informasi yang beredar menyebutkan, akibat penyerangan tersebut, satu orang aparat keamanan meninggal dunia. Jenasahnya langsung diangkut menggunakan helikopter yang datang untuk mengevakuasi jenasah nakes.

“Pagi ini, sekitar pukul 09:42 WIT telah terjadi kontak tembak kembali di Distrik Kiwirok,” terang Kombes Ahmad Mustofa Kamal, Kabid Humas Polda Papua.

Aparat gabungan yang melakukan proses evakuasi maupun yang berada di pos-pos pengamanan langsung melakukan serangan balasan. Pihak KKB diduga tidak mengetahui kekuatan aparat gabungan saat itu.

Kombes Ahmad menerangkan, aparat gabungan TNI-Polri yang dikenal sebagai Satgas Nemangkawi telah berada di lokasi untuk memperkuat pengamanan di Distrik Kiwirok. Keberadaan mereka belum diketahui oleh pihak KKB yang melakukan penyerangan. Dia menambahkan, aparat yang dikerahkan akan melakukan pengejaran terhadap kelompok yang dipimpin oleh Lamek Taplo.

“Hidup atau mati mereka harus kita dapatkan untuk mempertanggungjawabkan perbuatan mereka,” kata Kabid Humas.

BACA JUGA: Di Pasar Rumput, Jokowi-Anies Tampak Akur

Proses evakuasi sudah mengalami gangguan sejak awal. Helikopter yang hendak memindahkan jenasah sempat mengalami keterlambatan tiba di Kiwirok lantaran adanya tembakan. Hingga helikopter meninggalkan lokasi, kontak tembak antara aparat dan KKB masih berlangsung.

Diberitakan sebelumnya, KKB melakukan penyerangan ke Distrik Kiwirok pada Selasa (14/9) lalu. Mereka melakukan pengrusakan dan pembakaran sejumlah fasilitas sosial dan rumah. 11 tenaga kesehatan (nakes) menjadi korban saat itu bersama satu orang aparat keamanan.

Sembilan nakes telah dievakuasi pada Jumat (17/9) dan menjalani perawatan intensif di RS Marthen Indey, Jayapura.  Menurut Kepala Rumah Sakit Marthen Indey dr I Ketut Djulijasa, saat ini tinggal empat nakes yang masih menjalani perawatan. Lima lainnya telah keluar.

“Lima orang nakes yang mengalami luka ringan setelah dilaksanakan pemeriksaan secara intensif dan kemarin atas permintaan sendiri sudah kembali ke rumah sanak famili yang berada di Jayapura, sedangkan empat nakes lainnya dan 1 anggota TNI masih dilakukan perawatan,” jelas dr Ketut.

Sementara itu, terdapat dua korban tewas dari nakes. Selain Suster Gabriela, ada seorang dokter yang belum ditemukan hingga hari ini.

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.