Erick Thohir: Jangan Ada Lagi Direktur BUMN Seperti Raja Kecil

0 154

BUAHBIBIR.CO – Pemerintah kembali menunjukkan keseriusan dalam memperbaiki kinerja perusahaan milik negara. Setelah Presiden Joko Widodo menyampaikan wanti-wanti kepada sejumlah Direktur Utama BUMN di Labuan Bajo, NTT, 14 Oktober 2021 lalu, kini giliran Menteri BUMN Erick Thohir memberikan penegasan serupa.

Di depan jajaran direksi BUMN Klaster Pangen, Menteri BUMN tanpa sungkan mengungkapkan kebiasaan para petinggi BUMN yang berperilaku laiknya raja kecil. Selain tidak memiliki empati, perlaku ini membuat pimpinan BUMN enggan membangun kerjasama antar-BUMN sekalipun.

“Empatinya harus diperbaiki, sehingga menjadi ekosistem yang baik. Tidak ada lagi raja-raja kecil, wong swasta mau kerja sama, masa di antara kita nya sulit,” tandas Menteri BUMN dalam sambutan pada peringatan HUT ke-57 PT RNI dan peringatan Hari Pangan Sedunia, Selasa (19/10/2021).

BACA JUGA: Piala AFF, MotoGP Mandalika Sampai Formula E Bisa Terdampak Sanksi WADA

Peringatan tersebut sejalan dengan imbauan presiden yang menghendaki para direksi membangun jaringan (network) bisnis yang kuat untuk meningkatkan level perusahaan. Itulah yang menjadi salah satu tujuan pembentukan holding atau klaster BUMN dalam kelompok usaha sejenis.

Erick menjelaskan, sebagaimana diinstruksikan presiden, BUMN harus melakukan transformasi baik pada aspek kualitas SDM, tata kelola perusahaan maupun adaptasi model bisnis.

Untuk mencapai tujuan tersebut dia menandaskan tak akan segan-segan melakukan perombakan direksi bila performa dan kinerja perusahaan tak kunjung membaik.

“Mohon maaf, yang tidak ikut transformasi akan saya bongkar, akan saya ganti,” tandas Erick Thohir

Erick memastikan untuk setahun ke depan dia akan fokus memperhatikan kinerja BUMN Pangan dan urusan pangan. Dia menegaskan pernyataan yang dia sampaikan ini bukan sekadar basa-basi. Referensi akan adanya sanksi tegas sudah terlihat dari banyaknya direksi BUMN yang dia ganti.

“Ini sudah terjadi di banyak BUMN. Jadi bukan kaleng-kaleng ngomongnya,” tegas Erick.

BACA JUGA: Insiden Tanpa Merah Putih di Piala Thomas, Menpora Bentuk Tim Investigasi

Klaster Pangan terdiri atas sembilan perusahaan pelat merah. PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) merupakan induk holding ini. Terdapat delapan anggota, holding, yaitu PT Bhanda Ghara Reksa (Persero), PT Berdikari (Persero), PT Garam (Persero), dan PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero), PT Perikanan Indonesia (Persero), PT Perikanan Nusantara (Persero), PT Pertani (Persero), dan PT Sang Hyang Seri (Persero).

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.