Cerita di Balik Proses Transfer CR-7 Kembali ke Old Trafford – Bag. 1

1 149

JAKARTA, BUAHBIBIR.CO – Sempat dikaitkan dengan Manchester City, Proses Transfer CR-7 justru berlabuh di Manchester United, tim yang telah membesarkan namanya.

Banyak isu, bumbu pemanis, cerita miring yang berhembus selama proses transfer berlangsung. Mulai dari perseteruan Ronaldo dengan Massimiliano “Max” Allegri, pelatih Juventus, sikap arogan super agen Jorge Mendez yang adalah agen CR-7 selama proses negoisasi, hingga berbagai kecaman fans Manchester merah terhadap idolanya jika transfer ke Manchester biru terealisasi.

Cerita di Balik Proses Transfer CR-7

Namun, cerita sebenarnya di balik proses transfer yang terhitung cepat itu akhirnya diungkapkan Fabrizio Romano, wartawan bola untuk sejumlah media besar Eropa. Romano bukan wartawan biasa. Dia bisa disejajarkan dengan Adrian Wojnarowski di lingkup NBA dalam hal validitas informasi terkait transfer. Saking akuratnya info-info Romano, fans bola di media sosial menjuluki dia “Peraih Ballon d’Or” untuk info transfer.

Dialah yang memulai kehebohan di medsos terkait isu kepindahan Ronaldo. Enam jam sebelum kesepakatan terjadi, Romano sudah ngetweet kalau Man United tengah dalam pembicaraan dengan Mendez untuk mengontrak kembali CR-7. Sejak cuitan itu, para fans Setan Merah dan awak media aktif memantau berbagai sumber informasi untuk meng-update proses transfer.

Setelah memantau sejak awal proses, Romano kemudian menyingkap cerita itu melalui akun Youtubenya yang diunggah pada 28 Agustus 2021. Cerita di balik layar tersebut disajikan dalam tayangan berjudul “Behind The Scene: Cristiano Ronaldo to Man United & What Happened With City

Romano mengawali kisahnya dengan menjabarkan kesepakatan awal antara Ronaldo dan Juventus. Kedua belah pihak memiliki kesamaan misi, yaitu merengkuh trofi Liga Champions. Untuk itu, Juve menjanjikan akan merekrut pemain-pemain terbaik untuk mendukung pencapaian target tersebut.

Pengaruh Kondisi Keuangan Juve

Namun, kemunculan pandemi Covid-19 telah berdampak besar pada kondisi keuangan Juve. Situasi tersebut berdampak langsung pada upaya klub berjuluk la Vecchia Signora (Nyonya Tua) untuk mendatangkan bintang-bintang sepakbola terbaik. Termasuk di dalamnya upaya untuk memulangkan Paul Pogba dari Manchester United pada bursa transfer musim panas 2020 yang menemui kegagalan karena kendala finansial.

Memahami kendala tersebut, sejak Desember 2020 Ronaldo telah mempertimbangkan kemungkinan mencari klub lain yang mampu mendukung ambisinya. Kegalauan menguat selama berlangsungnya Euro 2020 (11 Juni-11 Juli 2021) lalu. Juve hanya sanggup mendatangkan satu calon pemain inti, yaitu Manuel Locatelli, gelandang yang ikut berperan mengantar Italia menjadi kampiun Eropa 2021. Meski begitu, Locatelli belum termasuk kategori pemain bintang yang diharapkan Ronaldo.

Usai perhelatan Euro, peraih 5 Ballon d’Or meminta Jorge Mendez menjajaki kemungkinan transfer ke sejumlah klub papan atas Eropa. Keinginan hengkang dari Turin semakin bulat pada akhir pekan menjelang laga pembuka Seri A versus Udinese.

Secara terbuka, CR-7 meminta Allegri untuk dicadangkan dalam laga yang digelar pada 22 Agustus lalu. Alasannya, pihak Ronaldo sedang menjajaki pasar transfer pada pekan tersebut. Allegri mengikuti kemauan Ronaldo. Striker asal Portugal itu baru dimainkan pada paruh kedua pertandingan.

Pada saat yang sama, Jorge Mendez sebenarnya tengah intens membangun komunikasi dengan Man City, walaupun masih sebatas dialog biasa. Artinya belum ada pembicaraan tentang nilai transfer dan hal-hal yang berkaitan dengan kesepakatan transfer.

Pembicaraan Dengan Pihak Manchester City

Pembicaraan Mendez dengan manajemen City yang lebih detil baru dilakukan pada Senin (23/8). Pihak Emirates menyatakan kesiapan untuk menampung Ronaldo. Gaji plus bonus yang diminta bukanlah masalah bagi mereka. Problem muncul karena pihak Juve menuntut klub baru Ronaldo harus membayar imbalan atau fee kepada Bianconerri, yang menurut Romano, berkisar 28-30 juta Euro.

Syarat yang diajukan Juve ditolak oleh City. Hingga saat-saat terakhir, tidak ada proposal terkait imbalan bagi Juve yang diajukan klub yang mayoritas sahamnya dikuasai oleh Abu Dhabi United Group. City memang mencari kemungkinan di bursa transfer dengan menawarkan Raheem Sterling dan Bernardo Silva. Namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil.

Juve lantas mengajukan penawaran baru kepada City. Nyonya Tua meminta Gabriel Jesus disertakan sebagai bagian dari transfer Ronaldo. Penawaran baru ini pun ditolak City karena Pep Guardiola, Manajer City puas dengan performa Jesus dan tak ingin melepas penyerang asal Brasil itu.

Hingga Rabu (25/8), Manchester City tetap menolak untuk memenuhi syarat yang diminta Juve. Alhasil, pihak Juve meminta Mendez untuk datang ke Turin untuk menghadiri rapat bersama manajemen. Dalam rapat pada Kamis (26/8), manajemen Juve menegaskan tidak akan melepas Ronaldo pada bursa transfer ini bila tidak mendapatkan imbalan yang diminta.

Mendengar penegasan tersebut, Mendez pun menukas bahwa CR-7 tidak akan pernah bermain untuk Juve lagi. Dia memastikan akan segera mendapatkan klub yang akan menjadi pelabuhan baru bagi pencetak gol terbanyak Liga Champions.

 

Bersambung: Kembali ke Old Trafford (Bagian 2)

You might also like
1 Comment
  1. Cerita di Balik Proses Transfer CR-7 Kembali ke Old Trafford – Bag. 2 - Buah Bibir

    […] JAKARTA, BUAHBIBIR.CO – Setelah fee yang diminta Juventus tak kunjung ditanggapi Manchester City, pembicaraan dengan  Manchester Biru bisa dikatakan telah mengalami jalan buntu. Jorge Mendez, agen Ronaldo dipanggil manajemen Juventus ke Turin. Manajemen Nyonya Tua menegaskan tidak akan melepas CR-7 bila tidak mendapatkan imbalan yang disyaratkan. Selengkapnya, baca: Cerita di Balik Proses Transfer CR-7 ke Old Trafford – Bag. 1. […]

Leave A Reply

Your email address will not be published.