Ansy Lema Datangkan Satu Unit Combine Harvester untuk Unika Santo Paulus Ruteng

0 44

BUAHBIBIR.CO – Ansy Lema memenuhi janjinya untuk mendukung kegiatan perkuliahan di Unika Santo Paulus Ruteng, Manggarai, NTT dengan mendatangkan alat mesin pertanian (alsintan) berupa satu unit combine harvester multiguna. Pada Juni 2021 lalu, anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan ini sempat mengunjungi kampus tersebut dan mendengarkan aspirasi terkait kebutuhan perkuliahan.

“Juni 2021, empat bulan yang lalu, saya mengunjungi Unika Santo Paulus. Saat itu saya mendengar aspirasi Rektor, para dosen, dan mahasiswa perihal kebutuhan alsintan untuk mendukung kegiatan perkualiahan akademik di Fakultas Pertanian, Peternakan, dan Teknologi. Sepulang dari Unika Santo Paulus Ruteng, aspirasi tersebut saya perjuangkan kepada Kementan. Syukur puji Tuhan, aspirasi itu cepat ditanggapi, yang berujung pada penyerahan Combine Harvester pada hari ini,” ujar anggota Komisi IV DPR RI bernama lengkap Yohanis Fransiskus Lema di Jakarta, Jumat (22/10/2021).

Bantuan tersebut diserahkan Bupati Manggarai Herybertus Nabit kepada Rektor Unika St Paulus Yohanes S Lon, disaksikan para dekan, dosen, dan mahasiswa dari Fakultas Pertanian, Peternakan, dan Teknologi Unika Santo Paulus. Alsintan tersebut nantinya akan dimanfaatkan untuk kegiatan praktikum di Fakultas Pertanian, Peternakan, dan Teknologi.

BACA JUGA: Bukan Satu, Tapi Dua Oknum TNI yang Loloskan Selebgram dari Karantina

Ansy menjelaskan sebenarnya alsintan pascapanen yang diserahterimakan merupakan bagian dari paket bantuan berupa dua unit alsintan bagi kampus tersebut. Selain Combine Harvester, bantuan lain berupa satu unit traktor roda empat sedang dalam proses pengiriman.

“Selain alsintan Combine Harvester, bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana (PSP) Kementan, saya memberikan bantuan 1 unit Traktor Roda Empat kepada Unika Santo Paulus. Traktor Roda Empat tersebut sementara dikirim ke Ruteng oleh Kementan. Dua pekan lagi akan sampai Ruteng,” jelasnya.

Tidak hanya membantu Unika Santo Paulus, pada 2021 Ansy telah melakukan serah terima bantuan alsintan pra panen dan pascapanen bagi sejumlah kelompok tani di Manggarai. Bantuan alsintan tersebut mencakup1 unit Pemipil Jagung Roda Tiga, 5 unit Perontok Padi, 15 unit Pompa Air 3 Dim. Selain itu, ia juga memberikan bantuan Pekarangan Pangan Lestari (P2L) kepada 4 kelompok wanita tani (KWT). Tiap kelompok menerima Rp 75 juta. Dengan demikian total bantuan P2L yang disalurkan ke empat KWT sebesar Rp. 300 juta.

“Khusus untuk bantuan P2L, setelah mendapat bantuan Rp. 75 juta, mama-mama melakukan pembibitan, menanam, dan memelihara berbagai jenis tanaman hortikultura di pekarangan rumah. Saya mendapat kabar, saat ini ada yang sudah panen berulang kali. Hasil panen sangat membantu perekonomian rumah tangga, bahkan dijual untuk menambah kas kelompok,” jelasnya.

Ansy menyadari, Kabupaten Manggarai tidak termasuk Daerah Pemilihan (Dapil) NTT II (Timor, Sumba, Rote, Sabu) yang merupakan Dapil yang diwakilinya, namun ia tetap memberikan bantuan kepada petani di Manggarai secara umum dan Unika Santo Paulus.

Fokus perhatian dan porsi kerja untuk Dapil II akan tetap menjadi prioritas, tetapi sebagai wakil rakyat, perhatian pada kalangan petani, peternak dan nelayan di wilayah NTT lainnya tetap menjadi kepeduliannya. Dia melihat NTT sebagai satu keluarga yang perlu saling tolong-menolong dan bergotong-royong untuk mengembangkan sektor pertanian yang merupakan matapencaharian utama mayoritas penduduk.

“Saya sangat terkesan akan inisiatif Pak Bupati mengunjungi dan menghubungi saya untuk membantu para petani, peternak, dan nelayan di Manggarai. Sebagai putra asli NTT, saya harus terbuka, bukan hanya memberi bantuan ke Dapil saya, namun harus pula memberikan perhatian dan kepedulian kepada masyarakat NTT,” ungkapnya.

Satu unit Combine Harvester multiguna untuk Unika St Paulus Ruteng. Foto: Rm Alo Johnson.
Dukung Mekanisasi Pertanian

Aktivis reformasi’98 itu menekankan bahwa globalisasi teknologi saat ini menghasilkan mekanisasi pertanian, melalui kreasi dan pemanfaatan berbagai alsintan. Penggunaan alsintan bertujuan meningkatkan efisiensi, efektifitas, produktivitas, kualitas hasil, dan mengurangi beban kerja petani.

BACA JUGA: Debitur Pinjol Ilegal Tak Perlu Lunasi Utang

Bantuan alsintan pra dan pasca panen seperti Combine Harvester dan Traktor Roda Empat sangat bermanfaat untuk melatih para mahasiswa agar terampil memanfaatkan berbagai inovasi dan teknologi pertanian.

“Saya berharap, bantuan Combine Harvester dan Traktor Roda Empat membantu adik-adik mahasiswa Fakultas Pertanian untuk belajar dan praktek langsung pemanfaatan alsintan pra maupun pasca panen. Agar pada saatnya sebagai generasi petani masa depan Manggarai, adik-adik dapat menjadi agen penggerak transformasi pertanian modern yang berkelanjutan ketika telah menjadi alumni,” lanjut Ansy.

Akhirnya, Ansy meyakini kehadiran Fakultas Pertanian, Peternakan, dan Teknologi Unika Santo Paulus memiliki tujuan khusus, yakni untuk melahirkan banyak sarjana di bidang pertanian yang mempunyai pengetahuan dan ketrampilan, sehingga kemudian ilmu pertanian tersebut bisa dibagikan kepada para petani. Ansy juga berharap, Unika Santo Paulus Ruteng dapat berkontribusi menghasilkan ilmuwan-peneliti pertanian dan peternakan unggul yang mampu menghasilkan riset, temuan, dan inovasi ilmiah dari laboratorium.

“Indonesia masih kekurangan peneliti-santis dalam bidang pertanian dan peternakan. Semoga Fakultas Pertanian, Peternakan, dan Teknologi Unika Santo Paulus mengisi kekurangan ini, dengan menghasilkan petani, peternak dan ilmuwan yang unggul dalam melakukan inovasi dan kreasi untuk mentransformasi arah baru menuju kedaulatan pangan bangsa. Karena itu saya siap bersinergi dengan Unika Santu Paulus Ruteng untuk mewujudkan mimpi besar ini,” tutupnya

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.