30 Petani Muda Asal NTT Disiapkan Magang di Jepang

0 113

Kupang, Buahbibir.co- Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui Balai Besar Pelatihan Peternakan akan mengirim 30 orang petani muda untuk menjalani magang di Jepang.

Diberitakan sebelumnya, Para petani yang akan dikirim tersebut berasal dari beberapa sektor seperti perikanan, peternakan, serta Pertanian.

Kepala Balai Besar Pelatihan Peternakan Kupang, Bambang Haryanto, menyampaikan hal tersebut kepada wartawan di Labuan Bajo.

Menurut Bambang, pendaftaran secara online sudah dilakukan dan jumlah peminatnya sebanyak 171 orang.

Disampaikannya, sebelum ke Jepang, para peserta dibekali oleh keterampilan baik bahasa maupun hal tekhnis di bidang pertanian peternakan maupun perikanan.

“Mereka dikirim ke Jepang dengan klasifikasi tenaga kerja. Tentu ada proses seleksi, mulai dari administrasi. Seperti ijazah, KTP dan sebagainya. Usia antara 19 sampai 39 tahun. Lalu tes kecerdasan harus punya skor minimal 90. Kenapa diadakan tes karena nanti dalam waktu 75 hari dilatih dengan Bahasa Jepang,”ungkap Bambang.

Dari 30 orang yang dinyatakan lolos magang ke jepang telah dinyatakan memenuhi syarat terhadap beragam tes yang telah dilakukan.

Selain 30 orang yang lolos ada 5 nama lain yang dipersiapkan menjadi cadangan.

Ada pun 30 orang petani muda yang lulus itu, yakni:

1). Kota Kupang: Kartika Michele Nalle.

2). Sumba Timur: Arwadi K.L. Langga.

3). Kota Kupang: Stefanus Triadmaja.

4). Nagekeo: Arya Marianzo Carlos Putra.

5). Lembata: Maria Gusmao.

6). Kabupaten Kupang: Viana Yuditia Simarmata.

7). Rote Ndao: Tubel Deson Ndeo.

8). Kapten Indonesia NTT: Petrus Christologus.

9). Kota Kupang: Harland Fajar Septian Duo Banik.

10). Kota Kupang: Jullyana Marya Kely.

11). Kabupaten Kupang: Beatris Jonasti Bano Riwu.

12). Kabupaten Kupang: Riky Ramli Suek.

13). Kabupaten Kupang: Irsanky Gabriel Poa.

14). Kota Kupang: Yusakh Jhondaris Daik.

15). Kabupaten Kupang: Yulius Law.

16). Manggarai Barat: Hugolinus Joeventus Basri Pangkur.

17). Timur Tengah Selatan: Putry Sae.

18). Sumba Tengah: Gracewaty Rambu Kareri Hara.

19). Kota Kupang: Welem Otemusu.

20). Sumba Timur: Cristhine Marisa Loniwila.

21). Kota Kupang: Yoseph Benediktus Zoo Killa.

22). Kabupaten Kupang: Margari Maria Fatima Seran.

23). Kota Kupang: Lenci Selma Dethan.

24). Sikka: Agustina Dirgahayu Chandra.

25). Sumba Timur: Stepanus Anamatalu.

26). Kota Kupang: Riswandi Rahman.

27). Sikka: Cornelia Ayuniarti Gadu.

28). Manggarai: Emanuel G. Harum.

29). Flores Timur: Viktorianus Suban Hokon.

30). Belu: Agustinus Taek.

Cadangan :

31). Kabupaten Kupang: Muh. Fauzan.

32). Lembata: Antonius Dwi Kristiadi.

33). Kota Kupang: Alexander Perwira Daik.

34). Kabupaten Kupang: Geslaus Sago.

35). Manggarai Timur: Agustinus Handresmin.

Catatan dari panitia yang wajib diperhatikan oleh peserta:

1). Pelaksanaan magang bahasa dan budaya Jepang dilaksanakan di BBPP Kupang selama 75 hari full mulai tanggal 30 Maret 2021 sampai 12 Juni 2021. Pemberitahuan lebih lanjut berkaitan dengan persyaratan akan disampaikan melalui surat.

2). Jika peserta mengundurkan diri ditengah-tengah pelaksanaan magang, dinyatakan gagal dan wajib mengganti seluruh biaya yang telah dikeluarkan.

3). Peserta yang lulus wajib konfirmasi kesanggupan mengikuti magang bahasa dan budaya jepang ke panitia (cq. Bayu Ariawan 081339375670) paling lambat Rabu, 24 Maret 2021 pukul 12.00 WITA. Jika tidak konfirmasi maka peserta dianggap gagal dan digantikan cadangan.

4). Pada saat mengikuti magang peserta harus sudah membawa Surat Keterangan Medical Cek Up (MCU) dari Rumah Sakit dan dinyatakan sehat. Jika hasil dinyatakan tidak sehat maka dinyatakan gagal dan digantikan cadangan.

5). Pada saat rapid tes antigen jika calon peserta terkonfirmasi positif covid-19 maka dianggap gagal dan digantikan cadangan.

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.